Wisata Gunungkidul : Ponjong


H+2 lebaran, saya masih di Gunungkidul nih.. Seperti biasa, di H+2 ini ada acara trah (kumpul akbar keluarga besar). Trah Ronosentono –nama mbah canggah saya yang menjadi nama trah keluarga besar ini – biasa mengadakan trah kalau ga di Ponjong (Gunungkidul), ya di Kotagede (Yogyakarta) atau Magelang. Kebetulan untuk tahun ini acara trah di Ponjong, Gunungkidul. Di tempat eyang, persis di depan kantor kecamatan Ponjong kabupaten Gunungkidul.

Acara trah yang direncanakan mulai pukul 10 ternyata molor. Walhasil, keluarga saya yang sudah datang sebelum jam 10 dolan-dolan dulu. Menikmati permainya Ponjong, yang konon baru saja mendapat predikat peringkat 3 desa terbaik nasional 2011

Apa yang istimewa dari Ponjong sehingga diberi predikat desa terbaik nasional 2011? Tak lain karena hampir semua warganya sudah memiliki pekerjaan (bukan pengangguran) dan sudah mencapai swasembada pangan. Memang desa-desa di Ponjong seperti oase di tengah pegunungan. Banyak sekali sumber mata air di sini sehingga tak ada masalah pengairan di sini, hasil pertanian pun melimpah ruah dan menjadi lumbung beras kabupaten Gunungkidul.

Nah, di H+2 lebaran ini, melewati hijaunya alam Ponjong, saya mengunjungi salah satu sumber air di sana, yakni Waduk Beton. Letaknya tidak begitu jauh dari kantor kecamatan Ponjong. Di sini kita bisa menikmati air waduk yang tenang sambil menghirup segarnya udara, atau sambil memancing ikan. Nuansa hijau nan fresh di tengah pegunungan kapur. Saatnya untuk foto-foto

Yuhu, berwisata alam di Gunungkidul emang menyenangkan. Mungkin masih banyak wisata lain yang belum dijelajahi, tapi yang jelas ntar dulu. Harus segera masuk mobil nih, acara trah akan segera dimulai..