Posted in periodic diary

Hari Ini (2 Juli 2010)…


Bandung, Kamar kosan 23.45 WIB

Sebelum mengistirahatkan tubuh, sebelum detik pergantian hari, kubuka lagi laptopku, langsung connect internet dan langsung menuliskan coretan ini. Entah mengapa, aku ingin menulis dan mungkin terus menulis sebelum mengistirahatkan badanku di detik pergantian hari. Mungkin besok aku menemui jawabannya. Tapi sekarang aku hanya ingin sejenak bercerita…

Hari ini 2 Juli 2010…

Bukan hari yang spesial. Aku terbangun oleh alarm yang selalu kesetel jam 03.30. Dingin sekali rasanya. Udara yang seakan menuntun mataku untuk kembali terpejam. Tapi aku merasa jatah tidurku sudah cukup. Setelah lima menit masih berleha-leha, dengan memaksakan diri, aku menuju kamar mandi untuk cuci muka. Mata ini akhirnya baru benar-benar terbuka. Mulailah hidup hari ini. Ya, bagian tersulit dari proses adalah memulai. Kalau tidak dipaksakan, semuanya tidak akan dimulai. Mungkin itu sudah kodrat kita semenjak lahir, kehadiran yang mungkin tidak pernah ada kalau ibu kita yang mulia itu tidak memaksakan diri untuk memulai..

Baru sebentar masuk kamar lagi, ada bel dari bapak menanyakan sudah sholat lail apa belum. Ya Pak, ini baru mau mulai. Perhatian orang tua selalu muncul pertama. Hmm..indahnya keluarga. Kubersujud di ujung malam yang dinginnya luar biasa, dan tak lupa di dalam doaku ada doa untuk orang tua, yang jauh lebih luar biasa..

Waktu berjalan memasuki area sang fajar. Adzan subuh berkumandang lirih, entah karena mikrofonnya kurang maksimal atau sang muadzin sedang kedinginan. Yang jelas, pagi ini, aku kalah dengan udara dingin itu. Ya, aku tidak ke masjid. Pikirku tadi, lebih baik sholat di kosan saja, di luar pasti dingin sekali. Ah, lemahnya aku. Setelah sholat dan mengaji (di kosan), aku pun menyesal.. baru saja aku menolak kehangatan yang ditawarkan Tuhan di rumah-Nya.. seandainya aku mau memulai (lagi-lagi ini kuncinya: memulai) satu langkah saja keluar kosan, pasti berpuluh langkah menuju masjid takkan terasa dinginnya…

Waktu mulai berjalan. Terasa sangat cepat. Tak lain karena aku hanya diam melakukan aktivitas yang sama, online. Cukup kill the time. Update berita, cari slide kuliah, facebookan, buka milis, dll tak terasa sudah memakan banyak waktuku. Sebelum akhirnya aku mandi. Maka dimulailah hidup. Ha? Yoyoi, bangun tidur memang tanda mulainya kehidupan lagi, tapi sebelum mandi sepertinya jalannya aktivitas bakal terasa hambar, pikiran belum fresh. Sesudah mandilah, semua perencanaan hari ini jadi jelas lagi..

Pagi ini agenda yang seharusnya adalah cari buku di Bandung Book Centre Palasari dan cuci baju. Tapi rencana ini urung terlaksana, di luar mendung petang sekali. Yah, karena Palasari cukup jauh dari kosan, malas juga kalau sampai kehujanan. Sedangkan cuci baju juga tidak jadi karena pasti bentar lagi hujan. Dan ternyata, hujan baru benar-benar turun pada saat sholat Jum’at. Sangat deras. Udara siang pun terasa seperti malam hari di Solo. Entah mengapa akhir-akhir ini Bandung sering hujan dan udaranya makin dingin padahal seharusnya sudah musim kemarau. Efek pemanasan globalkah?

Hari terus berlanjut di bawah atap kosan. Bagaimana lagi, hujan di luar teramat deras. Kugunakan waktu untuk membaca Alqur’an, membaca buku dan.. online lagi (weleh).. Sampai tibalah waktu sholat Ashar..

Ba’da Ashar, baru kutuntaskan agenda yang tadi pagi urung terlaksana. Hunting buku. Tapi karena di luar mendungnya ga habis-habis, cari bukunya di toko buku Toga Mas Balubur (lumayan besar, murah dan dekat kosan). Tidak ada buku pegangan kuliah semester 5 seperti yang kucari, tapi akhirnya tetap jadi juga beli buku. Dua buku mini berjudul “Bom dahsyat Motivasi” dan “Simulasi Elektronika Digital”.. lagi butuh motivasi lebih ni (lack of motivation.. hmm..)

Sehabis dari Toko Buku, karena hari sudah menjelang magrib, sekalian aja makan malam. Kali ini lagi pengen masakan Padang (jarang makan masakan Padang di Bandung).. makan malam deh di shelter GelapNyawang.. maknyuss…

Pulang, pas adzan magrib sampai kosan. Menjalani rutinitas senja. (Sholat Magrib dan baca Al-Qur’an maksudnya). Llau mulai baca dua buku yang baru dibeli. Setelah baca yang motivasi, mau ditaruh di rak. . eh koq liat buku yang judulnya mengundang di rak baris kedua…

“Strategi Sukses di Kampus”, itulah judul buku itu. Ini buku yang diberikan ke seluruh mahasiswa baru waktu awal-awal sebelum masuk kuliah dulu. Hmm.. lama ga baca, dan sepertinya benar-benar harus baca ulang walaupun agak miris mengingat udah selesai tahun kedua di kampus.. mau bijimana lagi, aku masih jauh dari sukses, butuh memahami lagi strategi-strateginya. Akhirnya, aku memutuskan untuk membaca buku itu lagi. Buku “simulasi elektronika digital” ntar dulu. Satu per satu halaman buku SSKM kubaca, dan.. astaghfirullah.. banyak banget hal yang belum kulakukan.

Menetapkan sasaran, Manajemen waktu, membaca efektif, menghadapi ujian, dsb.. Kontennya oke2 banget. Pencerahan bagus di malam yang lack of motivation ini. Kenapa ga kulakukan dari dulu ya. Ah, penyesalan memang selalu datang belakangan. Tak ingin menyesal lebih jauh, langsung kupraktekkan apa yang tertulis di buku itu yang bisa kupraktekkan hari ini. Yang paling utama, memperjelas sasaran dan manajemen waktu. Target jangka panjang, menengah dan pendekku memang masih sangat abstrak, tidak ada parameter yang jelas. Langsung deh kucorat-coret di  loose leaf apa yang terlintas di otak saat itu juga..

Manjur! Itu komen pertama ketika mulai memperjelas target. Aku jadi langsung terbayang apa yang akan aku lakukan esok hari. Tidak seperti biasa, kadang terbayang kadang tidak. Bahkan itu sudah terbayang banyak langkah saat baru memikirkan satu impian..! Ah, mengapa tidak dari dulu..

Sudah, istirahtkan dulu tubuh ini… Kehidupan esok akan dimulai jam 03.30… Good night

Penulis:

Simple, Humble, Gentle

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s