Jembatan Itu

Setiap melangkahkan kaki dari pintu kosan, jembatan itu terlihat. Setiap berangkat ke kampus, jembatan itu kegagahan jembatan itu terus terlintas. Pulang dari kampus, dari rumah teman, dari tempat hang out, jembatan itu lagi, jembatan itu lagi.

Tiga tahun yang lalu

Aku terbangun dari tidurku. Tidak tahu berapa lama tadi tertidur. Perjalanan panjang dengan bus memang selalu melelahkan. Hmm.. kulihat di sebelah kanan temanku masih tidur. Lalu perlahan kualihkan pandangan ke kiri di mana saat itu aku berada di pojok kanan belakang. Hmm.. sudah sampai di mana perjalanan ini?

Bus melaju naik dengan kecepatan sedang. Sebelum itu aku sempat melihat pertokoan di sebelah kiri jalan, oh sudah sampai Bandung. Untuk pertama kalinya, ya pertama kali aku melihat Bandung langsung. Udara terasa cukup sejuk. Mungkin karena tidak berada dalam kemacetan, atau mungkin juga udara kota ini memang sejuk. Kunikmati sejenak.

Gedung-gedung bertingkat tak tampak lagi sejajar dengan jalan. Kutahu bus ini sedang melaju di atas jembatan layang. Karena pandangan tak tertutup gedung, terlihat dari jauh rangkaian pegunungan yang mengelilingi kota Bandung. Hijau,menambah aroma kesejukan. Aku pun tersenyum tenang. Indahnya..

Pandanganku kualihkan ke depan, ke arah laju bus. Pandanganku agak terhalang karena berada di kursi paling belakang. Sebentar kusadari bahwa ada semacam tower berbentuk busur panah yang berdiri megah.Pandanganku tertuju penuh ke arah busur panah raksasa berwarna merah putih itu saat bus tepat melintas di kirinya. Wow, ini pasti salah satu trademark kota Bandung. Bandung nan rupawan.

Perjalanan berlanjut menuju objek wisata yang hendak dituju, Museum Geologi. Ya, aku di sini dalam rangka study tour sekolah. Aku masih kelas 2 SMA waktu itu. Walaupun ada pilihan study tour ke pulau dewata Bali, aku memilih ikut rombongan yang ke Bandung. Well, karena aku belum pernah ke sana sama sekali.

Setelah menikmati objek Museum Geologi, bus kembali melaju. Dan ternyata lewat jembatan layang itu lagi..! Bus melaju naik dengan kecepatan yang lebih bagus dibanding tadi. Yuhuy. Kali ini karena tadi pandangan ke arah tengah untuk melihat si bujur raksasa, kali ini ke arah samping. Menikmati apa yang ada di bawah jembatan. Ah.. alangkah terkejutnya aku ketika melihat pemandangan di bawah jembatan itu. Rumah-rumah berdempetan sangat sangat rapat. Condong ke kesan kumuh. Saat aku menoleh ke arah kanan, ternyata sama saja. Kebetulan saja saat awal tadi aku tidak lihat. Bandung kumuh? Jadi, Bandung kumuh atau rupawan?

Dua tahun yang lalu

Alhamdulillah. Aku berkesempatan kembali ke Bandung. Bahkan bukan untuk sekedar study tour, tapi benar-benar study. Menuntut ilmu di salah satu perguruan tinggi di kota itu. Aku berangkat ke Bandung dengan semangat tinggi, kali ini tidak naek bus tetapi kereta. Sesampainya di stasiun, langsung difasilitasi kakak kelas sehingga langsung dapat angkot dan mulai merasakan kecepatan driver angkot Bandung yang mengagumkan. Di titik aku turun dari angkot, suasana baru terasa. Kulihat sekeliling dan aih, yang berdiri paling megah, jembatan itu lagi.

Kehidupan di Bandung pun dimulai. Setelah keliling mencari tempat kos di sana sini, akhirnya sebuah kamar kecil di rumah sederhana jalan pelesiran kutempati. Karena kamarku berada di lantai tiga, cukup bisa memandang ke sekeliling. Uniknya, dari jendela lantai atas, pandangan lurus bakal menemui itu lagi, sang jembatan dengan busur panah raksasanya. Kali ini aku tersenyum. Antara tersenyum geli dan tersenyum kecut. Tahun sebelumnya, terpikir Bandung kumuh dari pandangan sekitar busur panah raksasa itu. Sekarang, aku.. aku berada di ‘daerah kumuh’ itu! Haha..sang busur pasti menertawakanku.Tertawalah! Pada akhirnya aku akan menemanimu tertawa penuh kemenangan di kota ini. Amiin.

Hari ini

Aku memandang lurus ke arah jembatan layang itu. Pasupati. Ya, namanya Pasupati, karena menghubungkan jalan Pasteur dan Surapati. Busur panah raksasa itu dibuat bukan sebagai penyangga, tapi sebagai kesan artistik saja, berhubungan dengan panah kenamaan salah satu tokoh wayang Arjuna. Busur panah itu.. hey, apakah engkau masih tertawa?

Pasupati. Dua tahun sudah kau menemaniku. Entah berapa tahun lagi kita bakal terus berjumpa setiap hari. Tapi kusadari aku belum bisa menemanimu tertawa. Aku, masih belum memperoleh kemenangan. Satu pun. Masihkah kau menungguku? Mengawasiku menjadi lebih baik dari hari ke hari?

Pasupati. Dua tahun sudah kau menemaniku. Tapi kusadari aku cukup terlambat mengetahui makna busur panahmu. Busur raksasa yang mengarah ke langit biru. Yah, seharusnya sedari awal aku punya tujuan yang setinggi-tingginya untuk ditembus anak panah yang terlontar dari busur raksasa berupa usaha kerasku.

Pasupati. Jembatan itu. Aku pasti bisa. Secepatnya..

Cek Temperatur Komputer dengan HWMonitor

Beberapa hari yang lalu, laptop saya sering sekali CPU Usage-nya tiba-tiba menjadi 100%. Tentu saja itu menjengkelkan karena kerjanya hang, melambat sekali. Padahal baru satu bulan ini kapasitas memori saya tambah (alasan penambahan juga karena CPU Usage yang tiba-tiba melonjak).

Saat didiagnosa penyakit laptop ini sebelum ditambah memori, ada 3 hal: memorinya mungkin terlalu kecil, OS windowsnya yang error, atau kejanggalan dari suhu laptop yang sangat panas. Daripada mengambil resiko lebih jauh, saya langsung menambah memori dan install ulang windows. Harapannya, permasalahan tuntas. Ternyata, tuntas untuk sekitar 2 minggu, kemarin muncul lagi problem CPU Usage.

Karena 2 hal sudah diatasi sebelumnya, satu kecurigaan yang muncul adalah karena panasnya suhu laptop. Memang laptop saya saat itu sangat panas. Di atas normal. Tapi, bagaimana bisa tahu berapa suhunya dan normal atau tidak?

Yah, setelah restart dan laptop bisa jalan lagi pelan-pelan, saya googling mengenai masalah temperatur komputer. Ternyata memang ada batasnya dan perlu dicermati! Dalam artikel yang saya baca, untuk laptop/notebook, yang berbasis AMD punya temperatur max 85-90 C. Temperatur yang dianjurkan 60-70 C. Sedangkan yang berbasis Intel harus bekerja ‘lebih dingin’, yakni max 85 C. Yang dianjurkan 50-60 C. Untuk komputer desktop juga terdapat perbedaan berdasar basisnya. AMD max 85-95 C, anjuran 50-65 C. Intel 75-85 C, anjuran 45-55 C.

Masalahnya, di mana kita bisa tahu suhunya? Dengan termometer? Ya engga lah. Lewat aplikasi bawaan Windows? Hmm..nyarinya di mana? Pada akhirnya, saya mendapatkan software khusus untuk mengecek temperatur dan memonitor hardware dari website ini. HWMonitor. Langsung install dan cek hardware.

Akhirnya diketahui bahwa suhu laptop saya yang berbasis Intel sudah melebihi yang dianjurkan. Cooling pad! Karena tidak punya, jadinya pinjam teman kosan. Hehe. Satu lagi tambahan dengan bisa tahu temperatur hardware, kita bisa tahu cooling pad yang dipakai bekerja dengan bagus atau tidak. Jadi kalau beli cooling pad yang berharga sangat murah jangan bangga dulu, cek dulu fungsionalitasnya dengan melihat suhu pada HWMonitor.

Silakan dicoba! Yang paling penting, jagalah temperatur komputer Anda.. jangan sampai terkena penyakit CPU-Usage karena faktor yang sering diabaikan ini.

Kapasitas Stadion Liga Inggris

Sehabis ngepost yang berhubungan dengan Liga Inggris, tangan ini jadi gatal lagi untuk menulis hal yang sama. Kalau sebelumnya mengenai fantasy football, kali ini tentang kapasitas stadion yang akan digunakan oleh tim-tim Liga Primer 2010-2011.

Siapa yang tahu stadion termegah yang dimiliki klub Liga Primer Inggris? Yah, sepertinya semua penggila bola juga sudah tahu. Ini nih gambarnya.

OLD TRAFFORD. Stadion termegah dan termewah milik Manchester United. Berapa kapasitasnya? Sangat besar, 75.957. Jumlah yang menakjubkan untuk stadion berkursi seperti bioskop.

Menyusul di peringkat kedua adalah stadion baru Arsenal, Emirates Stadium, dengan kapasitas 60.355 penonton. Ikut berada di 5 besar adalah St James Park (Newcastle, 52.387), Stadium of Light (Sunderland, 49.000) dan City of Manchester (Man.City, 47.726). Melengkapi 10 besar ada Anfield (Liverpool, 45.522), Villa Park (Aston Villa, 42.788), Stamford Bridge (Chelsea, 40.158) dan White Heart Lane (Totenhamm, 36.310).

Semua tim besar dan underdog sudah tersebutkan di 10 besar. Indikasi makin besar kapasitas stadion, semangat bermain lebih besar sehingga kejayaan lebih dekat? Hmm.. may be yes may be no. Mungkin di stadion-stadion berikut bakal muncul beberapa kejutan:

Upton Park (West Ham, 35.303), Ewood PArk (Blackburn, 31.367), St.Andrews (30.079), Molineux (Wolves, 29.303), Reebok (Bolton, 28.723), Britannia (Stoke City, 28.383), Hawthorns (WBA, 28.003), DW Stadium (Wigan, 25.138) dan Bloomfield Road (Blackpool, 12.555)

Sekedar iseng, kalau stadion besar Indonesia dimasukkan ada di peringkat berapa ya? Check this out!

Gelora Bung Karno, stadion utama tanah air, berkapasitas 88.083 (renovasi 2007, awalnya 100.800). Melebihi Old Trafford!! Tapi kalau dibanding stadion utama timas Inggris, Wembley, Senayan masih kalah karena kapasitas Wembley 90.000 penonton.

Stadion final Smansa Cup kebanggaan publik Solo, Manahan, berkapasitas 35.000. Bisa berada di peringkat 12! Lumayan.. Sedangkan stadion-stadion baru buatan abad 21 seperti Si Jalak Harupat (Bandung), Gelora Sriwijaya (Palembang) dan Maguwoharjo (Jogja) bisa menempati peringkat 9.. Wow.. Patut dibanggakan walaupun kapasitas stadion Liga Inggris relatif kecil sebenarnya karena mengutamakan faktor kenyamanan… pada akhirnya, yah begitulah kapasitas stadion Liga Inggris..

Oya, satu lagi hal unik. Ada klub Liga Primer yang ‘dengan rendah hati’ memakai stadion yang kapasitasnya (12.555) bahkan lebih rendah dari Stadion Sriwedari Solo (12.750)! Yuph, Blackpool.. Menarik bukan bila klub-klub besar nantinya takluk di sana?

Fantasy Premier League, game seru pecinta Liga Inggris

[updated post]

Liga Inggris 2013-2014 akan segera mulai weekend ini! Tepatnya di hari kemerdekaan negeri kita tercinta, 17 Agustus, kick-off bakal digelar. Euforia yang acap muncul selain dari jendela transfer, update berita terbaru, ejekan-ejekan santai antar fans (atau pada dijadiin serius sampe berantem, beuh), dan tentunya game seru satu ini: Fantasy Premier League . Status FB pasti dibanjiri komen antusias kalau ada yang nge-tag tentang permainan fantasy football itu. Hmm.. sebenarnya seperti apa sih game itu? Apa serunya?

Fantasy Premier League adalah permainan sepakbola maya yang dikelola langsung oleh situs RESMI liga Inggris. Karena bukan situs abal-abal, sistem maen dan hadiahnya pun tingkat tinggi pastinya. Ada kompetisi (liga maupun cup) default seperti antar sesama pendukung fans club (sesama fans Manchester City misalnya) dan random antar peserta dari seluruh penjuru dunia (secara EPL dinikmati oleh ratusan juta orang di dunia, unyu dah kalau bisa ngalahin tim dari negara lain). Tapi tetep sih ga ada yang lebih asyik dibanding ngalahin temen maen sendiri, maka bejibunlah dibuat private league yang fluktuasi perubahan peringkat tiap minggunya bikin seru. Hadiah resmi yang super WAH (tour 7 hari dengan akomodasi VIP dan tiket nonton live match klub jagoan –sesuai yang kita pilih di favourite team, ane sih pilih Norwich..hihi–, fans MU dan Liverpool pasti impian banget ke Old Trafford atau Anfield) seolah hanya bagian kecil dari game bola satu ini. Oya, game ini juga dijamin ga ngehabisin waktu (kecuali Anda emang freak) karena hanya dimanage tiap weekend satu jam sebelum deadline (biasanya jam 18 WIB) juga bisaa. Oke lah, yuk mulai bikin tim dan maenkan Fantasy Premier League!!

Overview & Pemilihan Squad

Di sini kita seolah-olah menjadi manajer tim maya. Tim yang berisi gabungan pemain beberapa klub (maksimal memilih 3 pemain dari 1 klub). Skuad 15 pemain terdiri dari 2 kiper, 5 bek, 5 gelandang dan 3 striker (mutlak begitu, ga boleh strikernya 4 atau beknya jadi 4 saja) Pemilihan bebas tapi dibatasi ‘uang transfer’ sejumlah 100.0. Tentu saja kita tidak bisa memilih semuanya superstar (misal semua seharga Van Persie yang 13.0). Harus pintar-pintar menyusun komposisi dan menentukan line-up karena poin diperoleh berdasar capaian pemain secara real.

Ntar ada deadline penyusunan dan transfer pemain. Formasi 11 pemain, 4 cadangan. Setelah deadline udah tinggal nunggu hasil pertandingan dan performa pemain di pertandingan nyata.

Scoring

Umum: maen di atas 60 menit 2 poin, kalau kurang ya 1 poin. Bikin assist dihargai 3 poin. Pemain yang dijadikan kapten poin yang didapat dikalikan dua (jadi pilihlah kapten yang sekiranya maen paling bagus). Hukuman poin: kartu kuning -1, kartu merah -3, own goal -2, gagal penalti -2.

Kiper:  Kalau ga kebobolan, plus 4 poin. Kalau kebobol banyak bisa diminus poinnya. Kalau kiper ngegolin dapat 6 poin, nepis pinalti dapat 5 poin. Tiap 3 penyelamatan dapat 1 poin plus.

Bek: Kalau timnya ga kebobolan, plus 4 poin. Kalau kebobol banyak bisa diminus poinnya. Bek ngegolin 6 poin.

Gelandang: Kalau timnya ga kebobolan, plus 1 poin. Ngegolin dapat 5 poin.

Striker: Kalau ngegolin dapat 4 poin.

Bonus Point –> bervariasi dari 1-3 poin untuk para penampil terbaik (ditentukan oleh tim Premier League di Inggris sono)

Semua scoring berdasar performa 11 pemain kita di lapangan. Kalau pemain di line-up ternyata ga dimaenin, otomatis diganti pemain cadangan yang di pertandingan nyatanya maen. Kalau cadangannya juga ga ada yang maen, baru deh 0 poin. Oya, formasi bisa diubah tiap pekan, dan kalau mau transfer, ada 1 ‘free transfer’ tiap pekan (bisa terakumulasi pekan selanjutnya kalau ga dipakai). Kalau mau transfer 2 pemain, ya siap-siap aja kena denda -4 poin per pemain transfer. Terus ada fasilitas wild card (merubah semua komposisi pemain gratis) tapi cuma bisa dipakai 2x dalam satu musim (satu wild card bisa dipakai di sembarang gameweek, satu wild card khusus dipakai di gameweek 20-23). Karena berdasar pertandingan nyata, jadi seru lah. Fair,ga ada kecurangan tertentu.

Hal yang Umum (bisa jadi sedikit tips.. hehe) terkait Scoring:

  • Target Man utama selalu menjadi primadona. Secara poin terbesar sumbernya dari gol. Para goal getter ulung cem Van Persie, Gareth Bale, ama Luis Suarez pasti laris manis. Worth it sih. Tapi inget juga kalau pemain seperti itu terlalu banyak yang milih (ga bisa jadi pembeda di liga), juga bikin sangat limited saat mau ambil pemain yg laen (ya bagian dari resiko sih milih pemain berharga >10.0)
  • Pengambil tendangan bebas dan penalti utama juga laris manis. Wajar, dua kesempatan bola mati tsb kerap menghasilkan gol. Leighton Baines dan Jonathan Walters merupakan opsi yang baik.
  • Midfielder adalah kekuatan utama. Karena secara alami mereka lebih punya kesempatan mencetak gol (dengan harga per golnya lebih baik dibanding striker) juga sebagai pendulang assist. Terlebih kesempatan mendapatkan bonus point sangat tinggi. Bisa mengkomposisikan Gareth Bale, Theo Walcott, Juan Mata, Philip Coutinho, Maroanne Fellaini tentu bakal membuat tim keberkahan lumbung poin. Tapi ya silakan bagaimana meramunya mengingat makin jago pemain, harganya makin muahal (batas transfer 100.0 lho ya..)
  • Defensive midfielder biasa dihindari. Yakali, ntar malah bikin minus gara-gara banyak kartu kuning atau kartu merah. Contoh: John Obi Mikel atau Cheikh Tiote
  • Investasi tinggi pada bek cenderung dihindari. Tambahan 4 poin karena clean sheet emang menggiurkan, tapi kalau udah kebobol 1, yah berasa hilang 4 poin cuma-cuma deh. Dan dengan bertambah banyaknya attacking starlet di Liga Inggris, susah mengharapkan satu tim tidak kebobolan. Mengambil pemain high profile seperti Ashley Cole (harga 6.5) atau Jan Vertonghen (harga 7.0) emang bagus, tapi berekspektasi tinggi terhadap bek lebih sering membuat kecewa.
  • Kiper yang ga terlalu mahal, tapi dimungkinkan buat banyak saves. Membeli kiper sekelas Petr Cech atau Joe Hart punya jaminan clean sheet lebih tinggi. Tapi bonus tiap 3 saves yang bisa didapat dari kiper medioker seperti Jussi Jaskelainen atau Asmir Begovic cenderung lebih disukai. Savesnya banyak, mungkin clean sheet juga, dan ada lebih uang untuk memperkuat midfielder dan striker.
  • Perhatikan fixtures! Ya jadwal itu sangat menentukan perolehan poin kita. Punya Gareth Bale dan Sergio Aguero di saat jadwal Totenhamm vs City tentu kurang baik, cuma 2 poin di tangan ntar gara-gara si jagoan gagal cetak gol. Tapi ya tergantung prediksi kita juga sih, siapa tau skornya 5-5, pemain kita cetak banyak gol. Hehe..
  • daan… begitu sudah maen 1 gameweek, orang awam juga bisa langsung memahami pola dan tipsnya kok… Jadiin seru-seruan aja 🙂

Team Preview

Nih salah satu contoh tampilan tim yang sudah berisi 15 pemain. Tinggal dipilih 11 yang bakal mengisi starting eleven (4 dicadangkan), serta siapa kapten dan wakil kapten. Poin kapten bakal digandakan sebesar 2x perolehan aslinya, pastikan pemaen yg menurut prediksi Anda akan mendapat poin paling banyak. kalau si kapten ga maen, penggandaan akan dilakukan pada wakil kapten. kalau kapten dan wakil kapten ga maen, ya apesnya Anda berarti.. ga ada yang digandakan. tapi itu masih lebih mending dibanding kalau kaptennya dikartu merah (poin minusnya pun digandakan) 😀

Buat/Join League

Kalau mau maen, segera daftar di fantasy.premierleague.com. Sign up seperti biasa. Lalu bikin atau join liga tertentu.

Khusus anggota Wika ITB (plus alumni) semua angkatan, WPL 13/14 berkode 1683898-371116. Tinggal masukin aja kodenya. Makin banyak pemain dalam liga, makin seru fluktuasi klasemennya. Secara Liga Inggris masih relatif lebih merata permainan tim besar dan tim kecilnya, tidak seperti La Liga dan Serie-A. Last but not least, kalau Anda pecinta Liga Inggris, sayang banget bila melewatkan game seru ini.