Diposkan pada embun, periodic diary

Kick Andy @Metro TV


Rabu 3 Agustus 2010, Jakarta

17.00. Alhamdulillah.. akhirnya sampai juga di depan gedung metro TV. Setelah sempat terancam tidak bisa sampai tepat waktu. Jalanan Jakarta ramai banget sih. Udah gitu, dari awal memang anggota rombongan belum ada yang hafal jalanan Ibukota menuju gedung MetroTV.

Oya, bercerita mengenai perjalanan. Saya berangkat berdelapan (enam di antaranya Kasmadji), carter mobil Xenia. Jarkom kumpul jam 12.00, eh baru berangkat jam 13.30 karena sholat Dhuhur dan makan siang dulu. Berangkat dengan disopiri Mas Hamka (EL’06, Kasmadji juga). Dari kampus ke Tamansari, langsung belok kanan menyusuri flyover Pasopati dan sebentar saja sudah sampai gerbang tol Pasteur. Perjalanan berlanjut dengan lancar, sempat berhenti sebentar di rest area untuk foto2 (ga tahu dink tujuan sebenarnya berhenti di rest area untuk apa, yang penting foto2.. hehe, narsis..).

Singkat cerita, sampailah di Ibukota, menikmati kemacetannya dan pencarian studio MetroTV pun mulai dilakukan dengan GPS via laptopnya mas Hamka. Teknologi GPS ternyata tidak banyak membantu. Bukan karena kelemahan teknologi sih, tapi karena laptop keburu low bat. Jadi deh insting mas Hamka yang berjalan, dipandu komunikasi antara mas Handoko dengan Bapak yang sudah berada di Metro TV. Melintas di depan megahnya Mall Taman Anggrek, menyusuri jalanan yang sempat ragu sebenarnya boleh ga dilalui mobil ke arah itu, dan akhirnya ketemu juga gedung megah birunya MetroTV. Kekhawatiran datang terlambat (lebih dari jam17.00) sirna. Mobil langsung diparkir di tempatnya dan kami (rombongan dari bandung) pun siap-siap memasuki gedung utama.

Sampai di depan gedung utama, ada bapak-bapak yang menyambut. Saya ikut menyalami dan berkenalan. Ternyata beliaulah yang berjasa mendapatkan 50 jatah kursi untuk Blogger Bengawan. Nama panggilan beliau Pak Ben. Thanks a lot dah, Pak! Oya, sesudah itu kami baru tahu kalau acara di studio baru mulai jam18.30. Kami disuruh datang jam17.00 biar koordinasi lebih lancar dan bisa masuk studio tepat waktu. Jeda sebelum masuk studio pun digunakan untuk melihat-lihat isi lobby. Wah, banyak sekali karikatur.. Pepeng Soebardi,,hmm.. beliau pasti bintang tamu kali ini. Lobby MetroTv sendiri sangat mewah dengan kilauan interiornya. Di sana selain pajangan karikatur, juga ada dua patung besar, meja merchandise Kick Andy, sofa empuk, TV layar lebar, prasasti pendirian MetroTV (bertuliskan Surya Paloh, sang pendiri) dan band. Kesempatan untuk foto-foto (hehe..). Oya, dapat konsumsi (enak2), bisa bikin kopi dan teh hangat.. semuanya gratis.

Memasuki waktu Maghrib, kami sholat dulu di masjid kompleks gedung itu. Namanya Al-Ihsan kalau ga salah. Lumayan banyak karyawan yang sholat berjama’ah, walau masjid itu bisa dibilang cukup kecil untuk gedung sebesar MetroTV. Sudah sholat Maghrib, saatnya menuju studio!

Jam 18.30 kami masuk studio, letaknya di lantai 3 gedung utama. Ramai banget antrian masuk studionya. Well, saya dan dua teman saya dapat tempat duduk di kursi baris ketiga dari depan (bukan di tribun). Lihat sekeliling, banyak sekali perlengkapan dan lighting studionya. Dari yang ukuran kecil, sedang sampai besar. Nantinya masuk TV ga ya? Hmm…

Acara dibuka dengan pengantar dari Senior Produser MEtroTv, memberi arahan apa yang harus dilakukan penonton (terutama untuk applaus dan penonaktifan HP). Beliau memang bertanggung jawab menghasilkan tampilan acara yang berkualitas. Karena acara off air, jadi bisa di-cut. Mau dicut atau tidak, mau kapan sesi break, tergantung beliau.

Setelah arahan dilakukan, hiburan awal dari penyanyi MetroTV. Bening sih, tapi penampilannya seperti Dewi Persik.. hee.. Penonton ada yang diajak ke depan (panggung) untuk menemani bernyanyi, tapi tidak ada yang mau. Akhirnya salah satu ditunjuk. Dan siapa yang ditunjuk itu? Mbaknya penyanyi mengatakan “Masnya yang di tengah pakai batik itu” dan itu mengarah ke saya! Dan memang setelah diulangi, memang saya! Whatt!! Hmm.. bagaimana tanggapan saya? Tidak sulit ditebak. Saya menolak. Ga mau lah. Harus di depan panggung, menyanyi (dangdut lagi) sama mbaknya yang astaghfirullah itu. Dan saat akhirnya yang lain yang maju, saya sangat bersyukur karena menolak maju. Parah banget lah kalau jadi maju. Astaghfirullah.. walau yang maju dapat buku, saya tetap tidak menyesal. Astaghfirullah..

Setelah persiapan sedemikian rupa, sosok bintang tamu utama (Pepeng Soebardi) pun hadir di studio. Beliau masih terbaring di ranjang. Ranjangnya dibawa ke studio, pertama kali saya tahu setting Kick Andy tanpa sofa. Yang mungkin pak Andy F.Noya akan wawancara di samping Pepeng, tanpa sofa biasanya. Tokoh terkenal yang muncul kemudian bukanlah sang host yang dinantonati, melainkan Ketua Umum MURI (Museum Rekor Indonesia), Jaya Suprana. Oh, ternyata acara memang dibuka oleh beliau (berikut alunan piano khasnya), sebelum pak Andy F.Noya muncul.

Jam 19.30, acara dimulai. Pak Jaya membuka acara. Dan sebentar kemudian, sang host pun mucul disambut applaus meriah penonton. ANDY F.NOYA!! Melihat secara langsung, memang bapak-bapak yang mudah dikenali lewat rambut kribo uniknya itu, sangat karismatik. Pertanyaan dan pernyataan yang diajukan, yang kali ini saya dengar secara langsung (bukan lewat TV) , sangat cerdas, sangat berbobot. Bahkan humornya pun berbobot. Mantap lah!!

Tema Kick Andy kali ini adalah “Tribute to Pepeng”. Karena di website resminya belum rilis, cerita mengenai isi bahasannya ntar dulu deh. Sedikit menghormati tim produksi MetroTV. Ntar pasti juga akan saya ceritakan koq. πŸ™‚

Yang jelas, ada 2 penghargaan MURI yang diberikan saat berlangsungnya acara. Yang pertama, untuk Kick Andy sebagai “Acara yang paling menjunjung tinggi kemanusiaan” (top!!) dan kedua, untuk bang Pepeng sebagai “Orang yang paling banyak dibuat gambar kartun” (siip..). Penghargaan diberikan langsung oleh Pak Jaya Suprana selaku ketua umum MURI. Di akhir acara, pak Andy mengumumkan bahwa semua penonton yang hadir saat itu dapat buku “Chicken Soup for the Soul” versi graphic (bergambar). Alhamdulillah..

Di akhir acara, penonton diperbolehkan untuk foto-foto. Pak Andy tentu menjadi ‘target utama’ foto bareng. Saya dapat kesempatan dua kali, di sebelah kiri pas dan di sebelah kanan beliau pas. Biar komplit. Komplit narsisnya.. Hha.. Setelah itu kami (saya dan Pak andy) berjabat tangan/bersalaman. Saya mengucapkan, “Terima kasih pak Andy,” dan beliau pun membalas, “Oke.. Sukses ya..”

Amiin..Amiin.. Subhanallah dapat inspirasi dari acara Kick Andy dan dari Pak Andy F.Noya sendiri secara langsung. Kesempatan yang tak terlupakan. Mungkin kali ini saya datang masih sebagai penonton. Tapi semoga suatu saat bisa datang lagi tapi sebagai narasumber yang menginspirasi. Tentu di saat seperti dibilang pak Andy, SUKSES!!

Iklan

Penulis:

Simple, Humble, Gentle

9 tanggapan untuk “Kick Andy @Metro TV

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s