Diposkan pada periodic diary

Bakar-bakar Ubi Manis/ Madu Cilembu


Ubi Madu Cilembu. Teman-teman tentu tak asing dengan jenis ubi yang satu ini. Ubi Madu Cilembu yang aslinya dari Sumedang Jawa Barat sudah banyak dijual di berbagai daerah sebagai salah satu jenis ubi yang paling istimewa. Bagaimana tidak istimewa, ubi ini setelah diolah akan mengeluarkan cairan lengket gula madu yang manisnya nagih banget. Sebegitu spesial rasa manis madunya, Ubi Madu Cilembu ini udah jadi komoditi ekspor sampai ke Singapura, Malaysia, Korea dan Jepang lho..

Nah, sebelumnya (seperti kebanyakan teman-teman) saya pernah makan ubi madu Cilembu yang “tinggal makan” aja (sudah diolah). Pokoknya mengikuti alur: terhidang, santap, enak, end aja. Hehe.. Tapi kali ini saya dan 2 keluarga kos Pancasila 9 (sahabat saya Arif dan kang Nova) ‘terpaksa’ tak bisa mengikuti alur enak tadi karena hari ini kami punyanya Ubi Madu Cilembu mentah. Harus diolah (dimasak/ dibakar/ dioven) sendiri.

Oke lah, berhubung malam minggu kami ga ada gandengan untuk keluar (haha.. ada-ada aja) maka ada waktu luang untuk mengolah tuh Ubi spesial. But.. kami sama sekali ga tahu dan ga pengalaman mengolah ubi. Payah nih, “sok kota” ga pernah ngolah ubi, padahal bertiga sama-sama wong ndeso, berasal dari desa,, hoho.. Semakin “sok kota” karena alih-alih tanya petunjuk dari orang tua, kami cari tau cara olahnya di Google!  Baca Selengkapnya

Iklan
Diposkan pada jalan-jalan

Wisata Kuliner Bandung: Le Bistrot Prancis


Long weekend! Saatnya untuk wisata kuliner! Hoho..

Sebenarnya saya bukan orang yang wiskul-holic. Semenjak jadi anak kos, suka makan sih iya. Pengen makan enak, pasti. Tapi kantong yang kembang kempis membuat seringkali bisanya “hanya lewat” saat menyusuri jalan depan deretan tempat kuliner unggulan di Bandung. Pengennya sih cobain semuanya dan semaunya, namun apa daya…

Tapi tunggu dulu.. Bukan anak kos sejati kalau belum bisa memanage uang jajan. Dengan beberapa cara manjur, seperti puasa Senin Kamis dan ga usah punya pacar (hehe.. becanda), keinginan untuk wisata kuliner pun bisa terpenuhi. Jelas ga bisa sering-sering, but lumayan lah dapet pengalaman berkuliner ria di kota Bandung yang notabene salah satu surga kuliner tanah air đŸ™‚

Wisata kuliner kali ini, saya menyambangi Le Bistrot (baca: le bistro). Nama yang tak biasa? Jelas lah ya. Karena nama itu dari bahasa Prancis. Kalo di negeri asalnya sono, Le Bistrot biasa mengacu pada kedai atau kafe kecil. Kafe Le Bistrot ini menyatu dengan gedung Pusat Kebudayan Prancis di Bandung (dulu CCF, sekarang IFI) yang terletak di depan BEC (Bandung Elektronic Centre), jadi walau kecil ga susah lah ya mencarinya. Kenapa kami (oya, saya bersama 2 sahabat saya) ingin mengunjungi kedai Le Bistrot ini? Tak lain tak bukan karena rasa exciting akan Perancis dan Eropa. Karena belum bisa ke sana saat ini, yawda lah ya cobain dulu dari kedai Perancis yang ada di Bandung sini. Baca Selengkapnya