Diposkan pada periodic diary

GoGirl!! Ergghh…


Masih berkaitan dengan expo Prancis minggu lalu nih..

Kan udah saya tulis tuh kalo dalam rangkaian acara expo ada juga hadiah dan doorprize,, Doorprize utamanya menarik banget lho: bisa kursus Francais (bahasa Prancis) di IFI Jakarta selama 1 term (kurang lebih 3 bulan). Berharap dapat doorprize utama pasti iya lah ya.. tapi saya ga ngarep amat karena sepanjang sejarah diri saya ini, walau pernah mengikuti acara berdoorprize puluhan kali, tapi persentase dapatnya hanya 0.1%. Kalau sampai dapat pun, itu paling cuma payung. Hahaha…

Bagaimanapun saya tetep pengen donk pulang dengan membawa hadiah. So, kesempatan datang dari games..

Gamesnya berkelompok, dengan rule yang sudah teman-teman ketahui secara umum: bikin barisan, yang paling depan dibisikin kata Francais, terus kata itu disalurkan ke belakang (dengan cara berbisik juga.. cepet-cepetan), nah yang belakang sendiri ntar mengatakan kata apa yang dimaksud. Then, karena saat saya ikut games ini kelompok saya dan kelompok lawan diputuskan imbang, maka kesemuanya dapat hadiah. Dan saat dikasi tas hadiahnya… Baca Selengkapnya

Iklan
Diposkan pada periodic diary

Bolang Long Weekend ke Expo Prancis di Jakarta


Beberapa hari yang lalu, kita baru saja menikmati long weekend yang lumayan karena berlangsung 4 hari (Kamis-Ahad). Ada agenda apa kawan-kawan? Liburan bareng keluarga.. Hang out bareng teman.. olahraga..hibernasi di rumah atau kosan.. atau.. tetap suntuk belajar untuk ujian dan tugas? Wew… Anyway, semoga teman-teman menjalani long weekend kemarin dengan suasana ceria dan selepas long weekend jadi refresh dan tambah semangad lagi 🙂

Nah, agenda saya long weekend kemarin adalah berkunjung ke Jakarta. Membolang ria. Bolang? Bocah petualang? Itu singkatan umumnya. Tapi singkatan “bocah ilang” mungkin lebih bisa disematkan pada saya waktu itu. Gimana engga,, di saat banyak orang berbondong-bondong meninggalkan Ibukota untuk mencari udara segar, saya justru main ke sana. Mending lah ya kalo ke sana untuk silaturahim ke rumah saudara atau teman. Strangely bahkan mengarah ke freak, saya ke sana tanpa teman, ga niat ke rumah teman atau keluarga juga, plus acaranya berkaitan dengan pendidikan. Hoho…

Adalah teman saya yang paling bersalah dalam pem-bolang-an saya kali ini. Sudah memberi info yang sangat menarik, menginisiasi berangkat, eh malah dia sendiri ga jadi berangkat. Kampret-ly malah pulang kampung ga bilang-bilang pula. Haha… Tapi tahfafa, paling engga dia sudah memberi tahu saya tentang info ini: Pekan Pendidikan Tinggi dan Budaya Prancis!! Baca Selengkapnya

Diposkan pada kampus

Solusi Ujian Jaringan Telekomunikasi Lanjut (Advanced Telecom Network)


Beberapa minggu ini adalah jadwalnya UAS di kalender akademik ITB. Sebagai mahasiswa tingkat akhir yang masih tertarik untuk mengambil banyak SKS, tentu struggling menghadapi UAS juga donk.. Nah, salah satu mata kuliah yang seru ujiannya adalah mata kuliah berkode ET4187, Advanced Telecommunication Network (Jaringan Telekomunikasi Lanjut). Makul pilihan prodi ini topiknya sangat menarik dan ujiannya… Open Everything! [ya boleh buka buku, laptop, tanya google, dll]

Berita ujian open everything konon identik dengan tidak bakal adanya solusi baik di buku maupun kalau mesti cari di internet. Awalnya saja keliatan menenangkan, tapi sewaktu ujian tetep aja sesi “berbingung ria” ada. Segala cara dan bentuk keywords dikerahkan agar Google berkenan menampilkan solusi jawaban yang diinginkan. Terkadang sampai mesti menulis ulang kalimat soal di tab search Google.. hehe… Itu pun persentase ketemu solusi ga begitu besar juga lho. Belum ada yang mengerjakan atau memposting solusi jawaban dari ujian di universitas lain di seluruh dunia kali ya.. Hmm…

Maka dari itu, berangkat dari ribetnya mencari jawaban yang tepat untuk UAS, saya mau iseng aja ah membagi solusi UAS saya ke dunia maya. Siapa tahu suatu saat kalau ada adik kelas atau sesama mahasiswa telekomunikasi di seluruh dunia yang menghadapi pertanyaan sejenis, atau sekedar untuk belajar Jaringan Telekomunikasi Lanjut, bisa mendapatkan solusi dengan lebih cepat. Oke, ga usah lama-lama.. Let’s beginBaca Selengkapnya

Diposkan pada embun, kampus

Kompetensi Wirausaha: Pengusaha vs Konsumen


Setelah menulis tentang Mr.Budgets, saja jadi kepikiran juga tentang materi yang sudah saya dapat di mata kuliah yang seru abiz, Manajemen Inovasi (Maninov). Pak dosennya mengajar dengan diksi yang oke, pembawaan mantap (sombong-sombong gimana gitu, tapi konkret), dengan materi yang luar biasa. Tiap masuk kuliah ini di hari Senin pasti banyak inspirasi dah..

Nah, salah satu inspirasi yang saya dapat beberapa waktu yang lalu adalah kompetensi wirausaha. Entrepreneurship emang baru jadi bahasan yang sangat menarik untuk anak muda nih. Hampir di setiap seminar atau kajian yang membahas tentang ekonomi bangsa, mau yang menyampaikan Menteri Koordinator Ekonomi, dosen atau sekedar pemerhati sekalipun, ujung-ujungnya muncul harapan kalau negeri kita Indonesia tercinta ini butuh disokong lebih banyak wirausaha lagi. Konon paling engga butuh 2% dari warga negara yang mesti jadi entrepreneur untuk mengangkat ekonomi ke level yang lebih tinggi. Saat ini, di Indonesia mungkin baru 0,5-1% jumlahnya, tentu saja jumlah itu sangat sedikit.

Then, Pak Joko Siswanto selaku dosen Manajemen Inovasi memberi ilmu yang menarik mengenai skill wirausaha. Salah satu yang mesti dimiliki untuk memupuk kemampuan wirausaha adalah mampu membuat laporan raba rugi dan neracanya. Untuk skala mahasiswa, laba di sini mungkin berarti pemasukan (dari ortu, beasiswa, hasil mengajar, start-up business,dll) sedangkan rugi mengacu pada pengeluaran (makan, jajan, fotokopi,dll). Kalau neraca isinya tentang aset/ kekayaan dan liabilitas/beban.

Selama mulai mengisi hari kita dengan belajar mendokumentasikan budget dengan baik (kalau perlu dengan bantuan Mr.Budgets.. hehe), yuk kita mengkaji dikit mengenai prinsip usaha. Prinsip usaha simply sama dengan prinsip ekonomi yang sudah kita dengar sejak SMP, dan berlaku umum di kehidupan sehari-hari. Yang namanya usaha (U) itu ya pengen mendapat profit (P) sebesar-besarnya dan mengurangi biaya (B) sampai seminimal mungkin. Formula: U = P – B Baca Selengkapnya

Diposkan pada kampus, teknologi

Mr.Budgets, Aplikasi Pengelola Budget Keuangan


Waha.. lama juga ternyata saya tidak update blog 😦 Terdistraksi oleh banyaknya tugas kuliah di semester akhir ini (walau sebenarnya kurang bijak untuk dijadikan alasan sih). Tugas yang cukup menyita waktu itu salah satunya adalah tugas kelompok mata kuliah Pemrograman Perangkat Telekomunikasi Bergerak (PPTB), dalam hal saya dan kelompok membuat aplikasi Mr.Budgets…

Apa itu Mr.Budgets?

Bisa ditebak kan ya dari namanya.. Aplikasi ini berfungsi untuk mengatur budget keuangan user. Anak muda jaman sekarang mesti bisa donk me-manage budget,, era ini emang mengarahkan ke budaya konsumtif, tapi kita ga semestinya lah ya terbawa arus. Kontrol budget itu penting, apalagi di usia yang produktif untuk start-up business, masuk dunia kerja, sampai menyiapkan rumah tangga (auwah..). Baca Selengkapnya