Posted in periodic diary

Syarat dan Tips Mencari Kosan yang Ideal di Jakarta


Okey, tulisan tentang Jakarta saya mulai dari tips mencari kosan dulu ya.. Penting ini. Gimana engga, setelah menghadapi tekanan pekerjaan di kantor serta kerasnya jalanan, kosan adalah tempat memulihkan lagi energi untuk kerja lagi esok hari.. Jadi kalau kosan ga bagus, siap-siap aja dengan multiple frustation yang makin menjadi-jadi :))

Bagus nan Ideal. Dan tahukah kamu kosan yang bagus dan ideal itu? syarat-syarat apa aja yang mesti dipenuhi?

Kalau udah tau, terutama para Jakartans yang sudah lama tinggal di kota ini, maka kasi tau saya yaa.. (loh, katanya mau ngasi tips -___-)

Hmm… Baiklah.. Saya kasi syarat-syarat kosan yang bagus dan ideal menurut pendapat saya. Apakah syarat menurut opini saya ini merupakan syarat ideal juga bagi Anda? Belum tentu. Ideal menurut selera masing-masing orang kan berbeda. Tapi yang mau saya share ini sepertinya cukup umum kok, jadi ga ada salahnya dibaca dulu. Hehe.. check this out!

  • Aman

Rasa aman memang salah satu tujuan penting kita menempati rumah kan ya? Baik rumah sendiri atau sewa (kosan), syarat satu ini kagak boleh banget diabaikan. Di Jakarta, ancaman keamanan yang cukup riskan ada dua : bencana alam (baca: banjir) serta kriminalitas. So, cek bener-bener tuh kosan berada di daerah banjir atau tidak. Bukan itu saja, daerah antara kosan ke kantor banjir juga atau engga? Malesin juga kalau kosan dan kantor sama2 ga terendam banjir, tapi jalanan ke sana terendam. Berasa beda pulau kan? zzz…

Kalau masalah menghindari kriminalitas, pilihlah kosan bertempat di permukiman yang dijaga satpam selama 24 jam. Atau permukiman yang cukup ramai sampai dini hari. Hal ini untuk mengantisipasi saat kita diassign untuk lembur, pulang larut jadi relatif lebih aman kan…

  • Dekat dengan tempat ibadah

Ini salah satu pilihan paling bijak dan cerdas untuk melengkapi syarat “aman”. Why? Tiada daya dan kekuatan kecuali milik Allah semata. Dengan berada di kosan yang dekat dengan tempat ibadah, hati kita akan lebih terjaga. Cenderung lebih terdorong untuk mendekatkan diri pada-Nya. Kalau Allah ridho dan menjaga keamanan kita, tidak perlu khawatir dengan apapun lagi kan? Jauh atau dekat dengan tempat ibadah kita harus selalu ingat dan minta perlindungan pada Allah. Tapi kalau bisa dekat tempat ibadah, kenapa engga kan?đŸ™‚

Plus. Noh, ada plusnya. Warga di sekitar tempat ibadah cenderung punya sikap yang lebih baik (kan malu tuh rumahnya dekat tempat ibadah, tapi kelakuan kacau), lebih bisa saling protektif.

  • Dekat dengan kantor

Jakarta itu punya jalanan yang supeeer padat. Waktu Anda akan banyak hilang di jalan kalau rumah ga deket dengan kantor. Waktu berangkat khawatir integritas dipertanyakan (karena telat), waktu pulang pun udah capek, ga sampai-sampai di rumah pula. Double frustating?

Kalau masalah mencari rumah pribadi ya opsi yang tersedia mulai sangat terbatas di Jakarta. Tapi ini mencari kosan gitu. Banyak pilihan di dekat kantor, banyak orang Jakarta yang invest dalam bentuk kosan kok. Daerah yang penuh gedung perkantoran pasti punya deretan rumah kosan yang tak kalah banyak. So, cari kosan sedekat mungkin dengan kantor!

terima kos

  • Dekat dengan moda transportasi

Kita tidak hidup di Jakarta hanya untuk bekerja ke kantor saja kan? Ada kalanya kita diassign untuk langsung pergi ke klien. Itu di kala weekday. Kala weekend, ada hasrat yang tinggi untuk jalan-jalan. Jika ga bawa kendaraan pribadi, kita bisa segera naek moda transportasi umum kalau kosan dekat dengan halte busway, stasiun kereta, pool shuttle, halte bus kota.. Intinya, sedekat mungkin dengan berbagai pilihan moda transportasi itu menguntungkanđŸ™‚

  • Dekat dengan warung (makan, fotokopi, internet)

Banyaknya pilihan warung bakal membuat hidup kita lebih berwarna. Auwah. Ga segitunya juga.. tapi emang dengan beragam pilihan tempat makan (apalagi kalau murah-murah dan prasmanan.. hihi.. anak kos banget sih) bisa membuat perut pun bergembira. Jangan sampai menu sehari-hari bikin mie mulu.. itu khas anak kosan juga sih, tapi kasian kan perutnya.. hehe. Selain warung makan, warung kebutuhan sehari-hari juga perlu diperhatikan, biar makin praktis kalau ada barang yang habis..

Dekat dengan tempat fotokopi membuat berbagai keperluan berkas jadi ga ribet. Sementara warnet merupakan alternatif jika koneksi internet kosan (baik wifi maupun pake modem) tiba-tiba ngadat padahal baru dikejar deadline dari kantor. Berabe ga tuh kalau warnetnya jauh..

  • Harga dan fasilitas sesuai

Prinsip ekonomi harus benar-benar diterapkan ketika kita memutuskan tinggal di Jakarta. Mendapat kosan dengan harga semurah-murahnya, fasilitas sekomplet-kompletnya, tujuan kita begitu donk. Dikira-kira sendiri komparasi dengan pendapatan bulanan kita. Kurang bijak rasanya jika uang yang sebenarnya bisa ditabung, justru digunakan untuk mendapatkan kosan yang super full facilities. Hmm.. begini deh saya kasi contoh. Jakarta emang panas, tapi kalau kipas angin masih bisa menggantikan AC, ya ga usah memaksakan diri untuk tinggal di kamar ber-AC. Sekali lagi pikirkan dengan bijak sesuai dengan pendapatan serta prioritas. Berapa persen dari pendapatan jumlah biaya kosan yang bijak? Nah. Kembali ke prioritas. Ga lebih dari 20% pendapatan? Hmm.. kayaknya itu cukup bijak.. tapi dikira-kira sendiri ah :p

  • Tidak campur (penghuninya cowo-cowo aja, atau cewe-cewe aja)

Kenapa tidak campur itu menguntungkan? Wah banyak tuh alasannya. Buat cowo ni ya, kan asyik tuh bisa ngisis tanpa perlu sungkan tiba-tiba ada teman kosan cewe yang lewat. Buat cewe, terutama muslimah yang berjilbab, tidak perlu ribet memakai kerudung bahkan saat berada di dalam rumah. Kosan yang tidak campur juga lebih menjaga dari hal yang tidak-tidak (you know what i mean).. Tapi untuk syarat ini, susah bin susah banget ditemui di Jakarta. Banyak pemilik kosan yang memilih kosan miliknya jadi kosan campur aja, biar cepet laku.. hmmm…

  • Pemilik kos care

Karena kosan “tidak campur” sudah sedemikian langka di Jakarta, maka pilihlah kos yang pemiliknya care. Misalnya jam dolan atau jam malam dibatasin, ga boleh sembarang orang menginap, dsb. Ini untuk masalah keamanan bersama juga. Pemilik kosan yang care biasanya juga lebih tanggap kalau kita sakit (misal dengan mengantarkan ke rumah sakit) atau jika kita terkena musibah lainnya. Terkadang dapat wejangan penting cara adaptasi di ibukota serta ngasi tau tempat-tempat yang menarik di Jakarta. Oke kan?

  • Sinyal (selular, internet, televisi) bagus

Ini masalah yang terdengar sepele tapi sebenarnya sangat sangat penting diperhatikan. Mau ni kalau kita jadi ga dapet komunikasi atau info penting dari kantor gara-gara sms pending dan hape ga bisa dihubungi? Bisa memicu miskomunikasi fatal itu. So, cek benar-benar lokasi kosan Anda punya sinyal (tentunya sesuai operator yang Anda gunakan) bagus atau jelek. Hal yang hampir sama berlaku untuk koneksi internet.

Tentang sinyal televisi, ya itu pilihan buat entertainment. Bosen juga kan kalau tiap hari ngantor-pulang-ngelaptop-tidur.. begitu-begitu mulu. Televisi bisa jadi hiburan juga informasi kok. Terlebih buat weekend, waktunya nonton acara bola.. Hehe…

  • Sirkulasi udara, cahaya, sanitasi  baik

Nah kali ini terkait dengan kesehatan. Ga mau donk pekerjaan mesti terhambat gara-gara sakit.. apalagi kalau gajinya berdasar jumlah hari masuk.. Izin sakit bikin gaji terpotong? Oh noo… Maka dari itu, mencari kosan yang punya sirkulasi udara, jalan masuk cahaya dan sanitasi yang baik menjadi hal yang sebisa mungkin jangan diabaikan..

**

Syarat kosan yang bagus nan ideal udah nih.. Ada yang mau menambahkan..? Tunjuk jari. Yak silakan, Anda, tambahkan yaa di kolom komentar..đŸ™‚

Saatnya berbagi tips sesuai pengalaman saya mencari kosan di Jakarta ini.. langsung saja ni:

  • Cari kosan bareng-bareng (bersama teman atau keluarga)

Mencari kosan barengan bikin kita cenderung lebih tidak sungkan untuk bertanya door to door. Ada tulisan “ada kamar dikontrakkan” langsung samperin, ga cocok ya sebelahnya langsung samperin rumah kosan sebelah. Coba kalau nyarinya sendirian pasti lebih selektif (baca: malu-malu)… hehe

  • Miliki jeda yang cukup untuk mencari kosan

Beberapa interview akhir waktu kita apply kerja (pembicaraan kontrak) menghasilkan deal kita mesti bekerja secepat mungkin. Terlebih kalau waktunya akhir bulan. Bisa jadi kita deal kontrak Senin, lusa udah mulai kerja. Ribet kan kalau gitu? Ya sebisa mungkin deal awal kerja masih memungkinkan kita untuk luang cari kosan deh.. Kalau terburu-buru dan minim info, sangat mungkin kita menyesal dalam pilih kosan (harga mahal, fasilitas minim, pilih cuma karena deket kantor aja)

  • Cari info dari teman kerja atau teman maen

Ya banyak kontak dengan teman yang sudah lebih dulu kerja di daerah situ. Bisa dari teman maen atau teman kerja. Pokoknya, lebih baik untuk well informed dari orang yang emang sudah mengalami tinggal di daerah calon kosan kita, bukan hanya berdasar gugling semata =D

  • Ramah dan bersikap baik saat bertanya dengan pemilik kosan

Ini hal yang sangat umum lah ya.. Masa iya ci baru tanya-tanya kosan aja lagaknya udah kaya pemilik Jekardah aja.. orang asli sini aja ramah-ramah, kitanya malah annoying. Saya denger cerita dari salah satu pemilik kosan loh.. kalau yang datang tanya kosan sikapnya tengil, sang pemilik kosan “berhak” menaikkan harga secara ga wajar. Misal harga normal bulanan per kamar Rp 700.000,- tapi khusus untuk si tengil dibilang harga sewanya Rp 1.000.000,-. Nah gimana tu…

Well, sekian dulu deh tips singkat dari saya.. yang dengan pengalaman itu “berhasil” mendapat kosan yang ideal.. Seperti apakah? tenang, bakal saya post di postingan selanjutnya..đŸ™‚

Salam semangat!!

Penulis:

Simple, Humble, Gentle

One thought on “Syarat dan Tips Mencari Kosan yang Ideal di Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s