Posted in islami, jalan-jalan

Jejak Umroh: Welcome to Al Madinah


Perjalanan panjang 450 kilometer di jalan yang mulus lagi lapang segera berakhir. Dari titik kami berada, sudah terlihat dengan jelas papan petunjuk jalan bertuliskan “Al Madinatul Munawwaroh”. Yuph, sebentar lagi kami akan memasuki the city of lights tersebut.

Kemarin udah kita bahas bersama kan asal kata kota Jeddah, sekarang yuk bahas bentar mengenai gimana nama kota ini berasal. FYI, Madinah itu artinya “kota”, jadi sebenarnya cukup rekursif menggelitik jikalau kita berucap, “saya akan pergi ke kota Madinah” karena itu sama saja dengan bilang “saya akan pergi ke kota kota”. Ahaha.. weird? So, untuk membedakan dengan kata bahasa Arab “madinah” (kota), di tanah Saudi ini Madinah selalu disebut dengan Al Madinah. Dalam bahasa Inggris, bisa lah disebut the city, awalan ‘Al’ menunjukkan pengkhususan, dan yuph the city yang dimaksud ya kota yang baru kami masuki ini, Madinah..

Ni kota awalnya bernama Yasrib, salah satu kota tertua di dunia yang didirikan generasi keturunan kelima dari Nabi Nuh AS (yang dipimpin seorang bernama Yasrib). Kota ini berkembang dengan baik sampai akhirnya terjadi pertumpahan darah di internal mereka. Kabilah Aus dan Kabilah Khazraj, atas tipu daya Yahudi, berperang secara sporadik selama 6 dekade. Saat menyadari bahwa konflik internal itu merugikan dan konyol, mereka merasa butuh seseorang yang bisa mengharmoniskan kota mereka. Pucuk dicinta ulam tiba, karena seseorang yang sangat lembut hatinya dan mulia sikapnya sedang menghadapi banyak rintangan di Mekkah. Mereka pun bersedia dibai’at atas dasar kepercayaan pada lelaki mulia tersebut, tak lain Rasulullah Muhammad SAW.

Kawan, Terlepas dari kerekursifan unik tadi, ada hikmah yang indah lhoo dari pemberian nama Madinah. Cek deh dalam susunan huruf Arabnya, ada “dal-ya’-nun” yang bermakna “patuh”. Dari kata itu pula, muncul istilah “diin” atau “agama”. Jadi ada isyarat jelas dari Rasulullah terkait pergantian nama kota jadi ‘Al Madinah’, sebuah deklarasi untuk membangun kota yang patuh, kota yang berperaturan, kota yang beradab, kota nan bercahaya oleh agama.

Dan sebagaimana teraturkah Sang Kota di zaman modern ini? Just wow,, beyond imagination.. ini salah satu kota yang paling teratur, ramah, indah, ngangenin yang pernah saya kunjungi di bumi ini. Bukan hanya rapi dan indah dari penampakan fisik, tapi Sang Kota benar-benar punya aura yang menentramkan.. yang mana..  –wah, pokoknya kalian harus pernah mengunjungi kota ini, Kawan. Super highly recommended!

Okeyy, welcome to Al Madinah!

DSC_0677

Taman kota nan hijau indah, bukan? Emang Madinah ini terkenal lebih subur dibanding kota-kota lainnya di tanah Saudi. Banyak perkebunan kurma juga.

DSC_0678

Tuh ada air mancur. Siapa bilang di Arab kita hanya susah melihat air di sepanjang jalan karena keringnya nan keterlaluan? Madinah beda, fren..

DSC_0679

Masjid apakah ini? Hmm.. itu bukan masjid, melainkan kantor gubernuran! Megah dan indah ya kantor gubernur di sana. Pasti nyaman deh di dalamnya.. hehe

stasiun hijaz

Stasiun kereta api! Yuph, di Madinah emang ada stasiun Hijaz nan indah yang sayangnya udah ga kepake. Stasiun ini dibangun pas kesultanan Ottoman (Turki) untuk menghubungkan kota di Turki dengan kota suci Madinah. Sebagai bukti juga bahwa peradaban Islam jaman dulu mantap jaya ya..

masjid rambariy

Ini juga peninggalan Ottoman di Madinah, namanya Masjid Rambariy. Khas emang peninggalan Ottoman itu, tembok batu-batunya itu lhoo..😀

nabawi_siang_05

Dan.. sampailah di the amazing Masjid Nabawi. Masjid di mana peradaban Islam mulai ditata menuju masa jaya, dari masjid yang sederhana di tengah kota ini menjadi rahmat bagi dunia dan seisinya. Masjid dengan cahaya yang tak kalah dengan mentari di siang hari. Masjid luar biasa ini ada baiknya dibahas tersendiri ya..😉

Selamat datang di Al Madinah! Terlepas dari emblem “kota suci”, Al Madinah itu pokoknya… Subhanallah banget deh..🙂

Penulis:

Simple, Humble, Gentle

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s