Posted in islami, jalan-jalan

Jejak Umroh: Pagi Eksotis Payung Nabawi


Pagi hari yang indah. Begitulah yang saya rasakan hari itu..

Berangkat dari hotel jam 3.30 dini hari, Raudhah ternyata tidak saya dapat kala itu. Alhamdulillahnya.. saya dapat ganti merasakan sholat di shof pertama Masjid Nabawi. Mendengarkan, mengikuti, dan mengamini sang imam dari jarak yang sangat dekat. subhanallah..

Selepas Subuh, saya menangguhkan diri untuk tetap di situ. Bertilawah melantunkan ayat ayat suci AlQur’an. Setidaknya sampai waktu dhuha datang. Sholat dhuha, baru deh pulang ke hotel untuk sarapan. Karena batal wudhu, saya keluar sebentar (toilet dan kamar mandi berada di bangunan yang terpisah dari masjid tentunya). Dan beginilah yang saya dapati saat keluar masjid…

nabawi sunrise

Matahari hari pagi yang mulai naik memancarkan aura merahnya nan indah…

payung nabawi

Payung Masjid Nabawi berteknologi tinggi itu mulai bergerak membuka diri… bersamaan dengan terbitnya mentari.. eksotis!

payung nabawi 2

Seperti burung besar yang siap membuka sayap..

DSC_0758

Membuka sayapnya nan megah dan teduh..

haram captor

Foto payung Nabawi saat sudah membuka penuh, dan petugas mulai membersihkan pelataran dengan boom boom car Haram Captor..

**

Pagi hari nan eksotis yaaa..🙂

Penulis:

Simple, Humble, Gentle

2 thoughts on “Jejak Umroh: Pagi Eksotis Payung Nabawi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s