Arsip Tag: backpacker

Jejak Lombok 4: Ayam Taliwang

Gerimis menyambut saat roda bus yang kami tumpangi mulai melaju di daratan pulau Lombok. Awan di atas menyiratkan akan ada tumpahan air yang lebih besar lagi. Benar saja, tak butuh waktu lama hingga hujan turun dengan derasnya. Kami cukup menikmati perjalanan di bus selama 1 jam dari pelabuhan Lembar ke Kota Mataram, memandang hijaunya bumi Lombok, sampai akhirnya tiba di terminal Mandalika, Mataram.

Kami turun dari bus di tengah hujan deras. Setelah meneduhkan barang di sebuah warung, pemandangan yang biasa itu datang lagi: didatangi banyak calo. Well, kali ini kami ada yang jemput. Yakni om-nya salah satu rekan saya dalam rombongan BackpackersTelkom ini. Segera setelah makanan terbungkus dan terbayar, kami masuk ke dalam mobil Xenia beliau. Omnya rekan saya di bangku kemudi dan total 9 orang backpacker yang membawa barang cukup besar sehingga kami mesti berhimpit-himpitan dalam mobil. Tahfafa, perjalanan dari terminal ke rumah beliau di Jalan Industri (kecamatan Ampenan) tak begitu jauh.
Baca lebih lanjut

Jejak Lombok 2: Numpang Lewat, Bali

Pulau Bali masyhur sebagai salah satu pulau terindah di muka bumi ini. Masyarakat internasional mengakui itu. Pulau Dewata ini menjadi ujung tombak pariwisata Indonesia, dengan angka kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara terbanyak. Seluruh deskripsi tentang Bali akan membawa ke frase akhir: Bali sangat indah. Tapi untuk kali ini, kami mengabaikan Bali. Bahkan tak ada rencana mengunjungi objek wisata Bali satupun. Terdengar angkuh ya.. Haha, whatever,,lanjut dulu ceritanya..
Baca lebih lanjut

Jejak Lombok 1: Start!!

Gerak lurus berubah beraturan diperlambat, begitulah yang acap kita baca saat awal belajar fisika di SMP. Terdengar menjemukan di teori, tapi cukup menarik bila kita menemui prakteknya. Salah satunya dari peristiwa pengereman kereta api. Alih-alih terpikir kecepatan dan jarak berhenti, kita malah bisa menikmati getaran, suara berderit dan hembusan angin yang cukup kencang untuk mengibarkan rambut. Sayangnya itu tidak terjadi pada rambut saya yang kaku nan anti peluru, yang membuat saya tak pernah mungkin membintangi iklan sampo. Baiklah no problem, sekalipun rambut saya tak menikmati “efek” GLBB itu, tapi jiwa saya bisa menikmatinya. Saat itu perasaan saya sedang bergetar, berderit, dan menghembuskan damai angin karena akan melakoni perjalanan panjang yang sangat exciting dan unforgettable.
Baca lebih lanjut

Backpacker to Lombok

Beberapa hari yang lalu, selama hampir seminggu saya bersama 8 teman saya sejurusan menempuh perjalanan seru menuju pulau nan eksotis, Lombok. Di tengah padatnya jadwal ujian dan ribetnya pengerjaan tugas di teknik telekomunikasi ITB, tiba-tiba tepercik saja ide untuk backpacking ini. Tak butuh waktu lama untuk dikonkretkan semasa liburan kampus.

Setelah menyusun ittenary sedemikian rupa, kami segera bahu membahu mempersiapkan diri. Total ada 14 orang yang rencananya mau ikut, tapi karena beberapa hal hanya 9 yang jadi berangkat. Enam orang start di Stasiun Kiaracondong Bandung, dua orang start di Stasiun Lempuyangan Jogja, dan terakhir (saya) start di Stasiun Purwosari Solo. Perjalanan panjang sejauh ribuan kilometer ini tentunya meninggalkan pengalaman yang tak terlupakan bagi kami.

Bagaimana serunya? Silakan ikuti beberapa tulisan ke depan (saya namai “Jejak Lombok” dan terbagi menjadi beberapa part) untuk cerita versi saya

Jejak Lombok 1: Start!!

Jejak Lombok 2: Numpang Lewat, Bali

Jejak Lombok 3: Touchdown Lombok!!

Jejak Lombok 4: Ayam Taliwang

Jejak Lombok 5: Beauty of Lombok Beach

Jejak Lombok 6: Pesona Gili

Jejak Lombok 7: Long Way to Go Home

 

 

Semoga menghibur, dan terlebih lagi: semoga bermanfaat..