Diposkan pada jalan-jalan

I’m Coming Back Again, Solo…


Ahad, 11 Juli 2010

Setelah menempuh perjalanan panjang hampir 10 jam dengan KA Malabar Ekspress, akhirnya sampai lagi di kota nan bersahaja itu, Solo. Ibu, Bapak dan De’ Fia sudah di lobi stasiun Solobalapan untuk menjemput. Itu kemungkinan terbaik dalam penjemputan, sekeluarga menjemput. Subhanallah. Seperti tak terasa kalau waktu menunjuk 01.25 dini hari.

Well, karena perut sudah istirahat makan semenjak sore, langsung bergegas melanjutkan ‘kebiasaan’ jika pulang naek KA Malabar (halah, baru mau dua kali aja sudah dibilang kebiasaan).. makan di gudeg cakar Bu Kasno Margoyudan, dekat Smansasolo tercinta.. Hmm,,maknyuss…

Kenyang dari gudeg cakar langsung pulang melintasi RRI (eits, untung kali ini ga ada pemandangan jelek), terus lanjut di jalan depan Dikpora, sampai pertigaan belok kiri, mentok sampai jalan utama kota, Slamet Riyadi. Karena jam segitu sudah jadi jalan dua arah, bisa deh melintas ke barat dengan nuansa Stadion R Maladi yang katanya buat gelar SIEM itu, Loji Gandrung-nya pak Jokowi, Solo Grand Mall, dan tentu saja rel kereta dan city walk. Di beberapa cafe kiri kanan jalan ramai pengunjung, disinyalir nonton bareng Piala Dunia yang saat itu perebutan juara 3 antara Jerman vs Uruguay.

Saat malam tlah tiba bermandikan kilau cahaya kota..

Merenungi esok hari di bawah bintang gemintangnya…

Sampai nanti kita bertemu, di keramahan khas kotamu..

Selalu kunanti tuk bertemu, jemput aku dengan senyummu..

Hmm.. lirik klasik yang sangat tepat dengan suasana temaram lampu kota ini. Solo yang selalu menawarkan keramahan dengan senyumnya. Indah sekali.

Singkat kata, sampailah di rumah lagi. Fyuh, capek sekali. Hampir sepuluh jam duduk di kereta gitu. Untung tadi di kereta ada teman ngobrol dua tentara asli Bandung yang mau pelatihan di Malang. Obrolan yang mengalir membuat ga begitu boring. Entah mengapa bisa juga saya menanggapi obrolan militer, padahal sebenarnya hanya satu yang makes me interested, panglima TNI sekarang Kasmadji (pak Djoko Santoso)! Sayangnya, tadi lupa bilang sama masnya, “Mas, tau ga, bosnya dari bosnya bos Anda.. alias bos besar Anda itu kakak kelas saya..” Haha..

Di rumah, pertama kali yang kulakukan adalah bernafas dulu (yaeyalah..). Setelah itu wudhu dan sholat lail seperti biasa. Selesai sholat lail, pengen langsung tidur tapi insting gibol mendorong untuk nonton TV dulu. Uruguay 1 Jerman 1. Sempat nonton golnya Forlan dan Marcell Jansen sehingga skor jadi 2-2, tapi langsung tepar. Ngantuk berat. Toh gpp ga nonton pertandingan ini, yang penting pertandingan finalnya.. dan yang penting juaranya Spanyol..

Well, dini hari yang indah.. I’m coming back again…

Iklan

Penulis:

Simple, Humble, Gentle

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s