Posted in islami

Tarawih 15- Masjid PUSDAI Bandung


Malam 15 Ramadhan.. Kali ini sholat di Masjid PUSDAI (Pusat Dakwah Islam) Bandung, yang berada di jalan Diponegoro, tak jauh dari Gedung Sate dan Lapangan Gasibu Bandung.  Masjid PUSDAI ini punya tampilan eksterior dan interior yang indah megah, membuatnya sangat sering menjadi tempat kajian, seminar, bahkan nikahan. Di bawah naungan Pemprov Jawa Barat, masjid ini ditujukan untuk pusat pengembangan syiar Islam di Jawa Barat.

   

**

Dalam khutbah malam ini, khotib bercerita di zaman Rasulullah SAW. Saat itu, Rasulullah sedang dalam majelis, lalu ada seseorang yang lewat. Rasulullah pun bertanya kepada para sahabat, “Menurut pandangan kalian bagaimana orang itu?”

Kemudian para sahabat pun berkata,” Ya Rasul, dia pasti orang yang terpandang, kaya, kalau bicara pasti semuanya akan mendengarkan, dan kalau melamar pasti akan diterima”

Sejenak kemudian lewatlah seorang yang lain. Rasulullah SAW melemparkan pertanyaan yang sama, “Menurut pandangan kalian bagaimana orang itu?”

Kali ini para sahabat menjawab,”Ya Rasul, dia itu pasti bukan orang terpandang, kalau bicara layak untuk tidak didengarkan, dan kalau melamar layaklah untuk ditolak.”

Ternyata, pada saat itu Rasulullah SAW sedang mengecek pandangan parameter para sahabat tentang kemuliaan seseorang. Lalu beliau pun bersabda, “Sesungguhnya yang kedua lewat tadi, yang menurut kalian bukan orang terpandang dan layak ditolak, di mata Allah SWT ia jauh lebih baik dibanding orang yang pertama lewat. Bahkan seperti Gunung Uhud bedanya”

**

Pada kesempatan yang lain, Rasulullah memberi perhatiannya kepada lelaki remaja yang biasa jadi tukang bersih-bersih masjid. Suatu hari Rasul tidak menjumpai remaja itu. Beliau pun bertanya pada para sahabat mengenai keberadaan sang remaja. Sahabat menjawab dengan enteng, “Oh, remaja itu sudah meninggal, Ya Rasul.” Rasulullah pun menegur para sahabat yang terlalu enteng menjawab hanya karena remaja itu tukang bersih-bersih. Rasulullah SAW lalu meminta sahabat untuk menunjukkan kuburan remaja itu dan mendoakannya.

Dari 2 cerita di atas, kita bisa lihat upaya Rasulullah untuk mengecek dan membenarkan parameter kemuliaan manusia. Bukanlah dari tampilan luar atau pekerjaannya. parameter kemuliaan manusia adalah satu: TAQWA. Sebagaimana potongan ayat QS Al-Hujurat : 13

…Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu adalah yang paling bertaqwa…

Semoga dalam Shaum Ramadhan ini, kita bisa terus mengupayakan untuk mencapai target, yang tak lain juga adalah ketaqwaan..

Bismillahirrahmanirrahiim…

 

Penulis:

Simple, Humble, Gentle

2 thoughts on “Tarawih 15- Masjid PUSDAI Bandung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s